Skip to main content

Kata Kata Novel Cinta Segitiga

Kata kata cinta dalam novel cinta segitiga? Apa itu? Ngomong-ngomong, bila orang yang mencintai menunjukkan sebuah karya novel cinta untuk seorang yang dicintai, kira-kira, itu dukungan yang spesial bukan ya? Jangan bilang spesial ya. Belum tentu dong. Karena saya sendiri sedang berupaya membuat novel cinta segitiga untuk diberikan pada sang wangsit kisah yakni Arafah Rianti. Awas bila dikatakan spesial. Biasa aja deh, alasannya yaitu Arafah sendiri layak untuk diberikan sebuah penghargaan karya dariku. Kalau bukan alasannya yaitu Arafah, saya sulit berdiri untuk bisa membuat novel cinta, suer tekewer kewer.


Makasih Arafah. Novel cinta ini dukungan spesialku untukmu, hahai... Tetap nyepesialin.

Berikut kata kata cinta dalam novel cinta segitiga ini.

Spesial Novel Cinta, Inspirasi Idaman Hayalanku

Aku tahu, kisah ini menampilkan beberapa cinta segitiga hingga tega saya menduakanmu, dalam cerita. Layaknya ayat-ayat cinta kah? Aku tidak bisa lepas dari percintaan lalu, yang beraneka rasa. Tapi yang pasti, tiada spesial kecuali saya membuat novel cinta segitiga buatmu. Ya, cuma kau yang membuat hatiku tergerak membangun karya masa depan. Cuma kamu. Benarkah kau cewek idaman spesial? Entahlah, cinta apa yang saya rasakan hanya bahagia tanpa berpaling darimu walaupun kau yaitu seorang hayalanku. Selebihnya, terserah kamu.

Perjuangan Menghadirkan Novel Cinta Dengan Cinta Tulus

Aku tidak ingin berjodoh dalam nyata, walaupun saya pun tak menginginkan kita berjodoh di dalam novel. Biarkan saya menganggap spesialmu dalam ikatan kakak-adik imajiner, baik positif atau novel. Entahlah, saya jauh lebih sayang padamu dalam cara pandang ini. Biarkan novelku berjalan sepanjang umurmu, umurku. Tapi, hingga detik ini saya belum sanggup menguraikan dengan aneka rasa perasaan pada novel cinta ini. Rasanya, begitu berat. Ah, dasar bego. Baiklah, akan saya ringankan alasannya yaitu ringan atau tidak bergantung bagaimana pikiran menilai timbangan.

Novel Cinta, Kisah Nyata Yang Berkarya

Novel cinta ini sebagian dalam suguhan kisah nyata, oh adik imajinasiku. Aku tidak bisa mengada-ada kisah bila terlalu menguras sebagian hidupku. Pun ihwal kamu, saya berusaha akrab dengan kisahmu yang absurd. Aku mencicipi pahit, manis, asem dan asin dalam penulisan ini bersamamu. Aku ingin menulis hal ini di sisa hidupku yang tidak panjang, menulis dengan menghadirkan kisah positif yang ada.

Aku juga ingin lihat bagaimana kehidupanmu kelak yang akan saya ramu juga dalam lembaran novel cinta. Betapa hal yang mendebarkan penuh bahagia bila saya membayang bahwa saya telah mengabdi menulis tentangmu selama 10 tahun lebih dengan balutan sastra novel cinta. Aku tidak perlu pertanyakan lagi, bagaimana debar hatimu melihat ada orang yang setia mendampingi kisah hidupmu. Yang terperinci kita dalam rasa yang sama alasannya yaitu kenyataan kisah ihwal kita.

Novel Cinta Sebagai Buah Kenangan

Kamu hadir dalam positif dan novel cinta yaitu sosok yang hadir menggantikan kisah kehilanganku yang lalu dengan gadis terminal, yang papa dan berduka. Sampai saya tak sanggup mengurai kisah dalam novel alasannya yaitu begitu sulit menembus pencarian atas kehilangan gadis itu.

Kini hadirmu membangkitkan kembali hati berkarya berat, novel sehingga saya paham duniaku yang masuk dalam karya saya sendiri. Aku tidak memiliki harapan lebih bila tak kuasa. Aku hanya ingin berkarya untukmu saja, hingga batas waktu yang tidak sedikit.

Aku ingin semua orang paham duniaku ini, tanpa hal yang mencoba menghentikan niat hati. Kamu yaitu energi yang menjalankan. Tanpamu, saya tak bisa lagi berjalan berkata-kata karya, apalagi mahakarya novel.

Filosofi Novel Cinta Dalam Makna Cinta Segitiga

Tahu kan maksud cinta segitiga, oh adik imajinerku? Banyak orang salah kaprah soal cinta segitiga, termasuk ... Ah sudah lah. Padahal saya tidak suka perselingkuhan. Lagi pula saya tak pantas novel spesial kau berisi perselingkuhan, apalagi saya dengan kamu.

Sengaja saya membuat novel yang menghasut pikiran orang dg sesuatu kata yang ramai dipermasalahkan. Bukan bermaksud menipu, tapi cinta segitiga lebih kepada persilangan cinta. Bukankah wajar, misal saya mencintaimu dan kau malah cinta yang lain serta yang lainya mencintaiku atau mencintai yang bukan kamu.

Ah, saya mencoba meramu yang lebih menarik mengingat kisah perselingkuhan jauh diminati walau kehadiran rill-nya justru dibenci.

Spesial Novel Cinta Segitiga Untukmu

Aku tidak mau novel cinta yang berjudul “Aku, Arafah dan Cinta Segitiga” dijual-belikan. Aku ingin novel dicetak buku self publishing dan saya akan berikan padamu seorang. Apa maknanya? Maknanya yaitu "Novel Is Loventik", novel pembawa misi kecintaan antar manusia, pada Allah dan semesta. Tentunya kau paham apa maksudku padamu ihwal dukungan novel untukmu? Tiada lain bahwa inilah cinta tulusku atas nama harga manusia. Kamu begitu berharga yang membuatku berdiri berkarya. Aku sayang adik, percayalah.

Tapi, jangan sendu terharu bahagia dulu ya... Ternyata, hadirmu pun menguntungkanku. Haha... Tapi jangan pribadi ngambek bin manyun. Percayalah, saya dan kau hidup penuh warna yang saling menyatu mengaburkan. Sehitam-hitamnya warna hitam bila ada putih maka putihlah. Begitu juga sebaliknya. Tanpa sadar, kita jadi putih atau hitam. Tapi, upaya menuju fitrah yaitu keharusan. Nah, inilah misi dalam novel cinta segitiga yang saya buat spesial untukku dan untukmu.


***

Jangan pada baper dong. Biasa aja. Itu kalimat gombalan aja, haha.... Pada intinya, saya hanya berharap nanti novel cinta ini, saya bisa berikan ke Arafah Rianti.
Sumber http://mutiaracintax.blogspot.com/

Popular posts from this blog

Ungkapan Cinta Di 17 September Mimpi Cinta

Mimpi memang selalu menghibur, menakutkan, menyedihkan atau biasa saja. Begitu juga ketika saya bermimpi tentangmu di siang bolong. Ya, saya memimpikan kau di siang bolong. Aku bermimpi setelah kira-kira beberapa hari saya memberimu pertanyaan via Facebook, “Biasa tidak mengamalkan ilmunya?” Mimpi itu hadir menemani tidur siangku. Mimpi yang membuatku sedih. Apakah mimpi perihal saya pun hadir dalam tidurmu? Aku mengharapkan itu terjadi pada tidurmu walau hanya satu kali dalam hidupmu. Waktu seakan terulang kembali jika sudah masuk dalam dunia mimpi. Aku bermimpi mengenai kita yang terkumpul kembali dalam dunia sekolah. Namun dunia sekolah yang berbeda. Dalam memimpikan dirimu, saya memendam rasa padamu. Teringat kembali reaksi perasaanku waktu masih sekolah dulu. Ya, ada bisikan perasaan khusus padamu waktu masih sekolah walau kau pun tidak tahu. Mimpi bersamamu itu bermain diantara tiga daerah sekaligus. Ibaratnya kita sedang bermain teknik hilang-hilangan yang begitu cepat berga...

Puisi Patah Hati - Selamat Tinggal Cinta

Selamat Tinggal Cinta Kau campakkan aku.. kedalam puing-puing hatiku dalam kesetiaanku.. kau lukaiku dengan khianatmu Aku mencoba selalu menjadi yang terbaik mencoba selalu menjadi bidadari hatimu namun semua sia-sia belaka alasannya yakni cintamu cinta buaya.. bagimu saya hanyalah setitik debu yang tak berarti di hamparan pasir kenangan bagus kita dahulu hanya menyerupai bisikan angin yang berlalu Selamat tinggal cinta.. Selamat tinggal semua dongeng kita Kan kujalani hidupku.. dengan sayatan luka di dalam jiwa. Demikian puisi patah hati kali ini, agar menginspirasi pembaca. Sumber http://eposlima.blogspot.com

Cerita Cinta - Sebening Embun

Sebening Embun Embun. Aku memanggilnya embun. Titik – titik air yg jatuh dari langit di malam hari dan berada di atas dedaunan hijau yang membuatku tenang berada di taman ini, menyerupai tenang nya hatiku ketika berada disamping wanita yang sangat saya kagumi, embun. “ngapain membisu di situ, ayo sini rei…” teriakan embun yang memecahkan lamunanku. Aku lalu menghampirinya, dan tersenyum manis dihadapan nya. “gimana kabarmu embun?” “seperti yang kau lihat, tak ada kemajuan. Obat hanyalah media yang bertujuan memperparah keadaanku. Dan lihat saja ketika ini, saya masih terbaring lemah dirumah sakit kan?”, Keluhnya. “obat bukan memperparah keadaanmu, tapi mencegah rasa sakitnya. Embun,, kau harus optimis ya”. “hei rei, saya selalu optimis. Kamu nya aja yang cengeng. Kalo jenguk saya pasti kau mau nangis,, iya kan? Udahlah rei,,, saya udah terima semua yang di takdirkan Tuhan,, dan saatnya saya untuk menjalaninya, kau jgn khawatir, saya baik-baik aja kok”. Benar kata embun, ...