Skip to main content

Tingkatan Cinta Sejati Untuk Kekasih -

Banyak orang yang mengharapkan menerima cinta sejati. Sampai sering bergonta-ganti pasangan dengan alasan bukan cinta sejatinya. Lalu, pertanyaan yang harus dijawab untuk menerima cinta sejati adalah, sudah paham kah makna cinta sejati?

Cinta Sejati 4

Anda jangan mencari sesuatu yang belum anda ketahui apa yang dicari. Anda mencari buah kembar tetapi belum tahu apa makna buah kembar. Sehingga dari ujung hingga ke ujung lagi anda tidak akan menemukan buah kembar. Bila ingin menerima buah kembar maka perlu diketahui ciri-ciri buah kembar. Bila sudah tahu tahu maka silahkan mencari sesuai ciri-ciri.

Begitu juga ingin mencari cinta sejati maka perlu diketahui dahulu makna cinta sejati. Sejati sendiri artinya yakni yang sesungguhnya, murni, benar-benar tanpa ada maksud yang lain, dan makna lainnya. Bila manyangkut cinta sejati maka artinya yakni cinta yang sesungguhnya, cinta yang murni, cinta yang suci dan lainya.

Memang cinta sejati ada tingkatannya. Ada tingkatan dunia dan ada tingkatan akhirat. Bila cinta sejati tingkat dunia maka kesungguhan cintanya hanya untuk seorang yang dicintainya tanpa dikaitkan dengan nilai keakhiratan. Bila cinta sejati tingkat darul abadi maka kesungguhan cintanya pada seseorang semata-mata alasannya dengan nilai keakhiratan.

Berikut penjelasannya mengenai cinta sejati berdasarkan tingkatannya.

1.    Cinta sejati tingkat dunia

Memang pada tingkatan dunia, insan mampu meraih cinta sejati. Bahkan penjahat kelas kakap sekalipun mampu mencintai kekasih dengan sepenuh hati tanpa menyakiti. Karena mampu jadi kejahatan yang ia lakukan hanya berlaku untuk insan yang dianggap lawan atau mangsa perlawanan. Namun jika problem keluarga, mampu jadi penjahat itu mampu menjadi orang yang paling bijaksana dalam berkeluarga melebihi orang yang baik. Inilah cinta sejati seorang penjahat.

Namun, bila ditelusuri cinta sejati si penjahat, mampu jadi cintanya sebatas derajat dunia. Karena penjahat tidak mengenal agama. Sehingga apa yang dilakukannya untuk keluarga hanya sebatas dukungan kebaikan semata tanpa ada kaitannya untuk kepentingan akhirat. Memberikan kebaikan cinta tidak untuk ibadah pada Tuhan.

Bisa jadi pada derajat ini, kebaikan cinta yang diberikan belum tentu dikatakan benar. Misal, suami benar-benar mencintai istri apa adanya. Intinya suami memiliki cinta sejati pada istrinya. Namun dalam kenyataan, si suami melaksanakan korupsi dan diberikan hasil korupsinya untuk si istrinya atas dasar cinta. Maka dalam hal ini tidak ada nilai kebenaran dalam memperlihatkan kebaikan cinta.

2.    Cinta sejati derajat akhirat

Dalam kasus ini, maka kebaikan cinta lebih berdasarkan kebenaran. Segala sesuatu sebagai bukti cinta sejati maka akan dibimbing kebenaran yaitu anutan agama. Maka tingkatan ini yakni tingkatan tinggi dalam cinta sejati. Mulai dari memilih calon kekasih hingga berkeluarga maka akan selalu dalam bimbingan kebenaran.

Suami yang akan memperlihatkan nafkah spesial kepada istri sebagai bukti kesejatian cintanya, maka akan memperhatikan kebenaran nafkah yang diberikan kepada istri. Bila memang nafkah dianggap halal maka akan diberikan ke istri. Bila memang nafkah yang akan diberikan ternyata haram maka akan ditinggalkannya, tidak untuk dirinya atau istri. Tentunya ini semata-mata memandang Yang Mahakuasa demi mendapat surga akhirat.

Jadi, segala sesuatu kecintaan dirinya pada kekasih akan disangkutpautkan dengan nilai keakhiratan. Dalam hal ini yakni melibatkan Yang Mahakuasa dalam cinta sejatinya. Agar cinta sejati yang ada di dalam dirinya tidak tingkat dunia.

Dan memang, cinta sejati bersama-sama harus tertuju pada nilai-nilai keakhiratan. Karena wujud cinta pada kekasih yang sesungguhnya yakni menjaga biar diri kita dan kekasih tidak masuk dalam golongan yang disiksa di akhirat.

***

Sejatinya insan memang sudah dibekali cinta sejati. Hanya saja hawa nafsu dan syetan menutupi cinta sejatinya. Akhirnya yang ada hanya cinta nafsu yang berfokus hanya untuk kepuasan saja.

Seperti halnya anda mencinta orang tua, maka anda mampu mencintai kekasih selayaknya mencintai orang renta anda. Karena cinta sejati tidak hanya memandang siapa yang dicintai tetapi memandang juga bagaimana seharusnya mencintai? Cinta sejati lebih bersifat cinta berdasarkan kebaikan jiwa tanpa imbalan.
Sumber http://mutiaracintax.blogspot.com/

Popular posts from this blog

Ungkapan Cinta Di 17 September Mimpi Cinta

Mimpi memang selalu menghibur, menakutkan, menyedihkan atau biasa saja. Begitu juga ketika saya bermimpi tentangmu di siang bolong. Ya, saya memimpikan kau di siang bolong. Aku bermimpi setelah kira-kira beberapa hari saya memberimu pertanyaan via Facebook, “Biasa tidak mengamalkan ilmunya?” Mimpi itu hadir menemani tidur siangku. Mimpi yang membuatku sedih. Apakah mimpi perihal saya pun hadir dalam tidurmu? Aku mengharapkan itu terjadi pada tidurmu walau hanya satu kali dalam hidupmu. Waktu seakan terulang kembali jika sudah masuk dalam dunia mimpi. Aku bermimpi mengenai kita yang terkumpul kembali dalam dunia sekolah. Namun dunia sekolah yang berbeda. Dalam memimpikan dirimu, saya memendam rasa padamu. Teringat kembali reaksi perasaanku waktu masih sekolah dulu. Ya, ada bisikan perasaan khusus padamu waktu masih sekolah walau kau pun tidak tahu. Mimpi bersamamu itu bermain diantara tiga daerah sekaligus. Ibaratnya kita sedang bermain teknik hilang-hilangan yang begitu cepat berga...

Puisi Alam - Alam Di Lembah Semesta

ALAM DILEMBAH SEMESTA Puisi Ardian.H Angin hambar kelam berderik Kabut putih menghapus mentari Tegak cahyanya menusuk citra Pahatan Gunung memecah langit Berselimut awan beralas zamrud Tinggi . . . Tajam . . . Sejak waktu tidak beranjak Di sanalah sanubari berdetak Sunyi sepi tak beriak Cermin ilusi di atas danau Menikung pohon yang melambai warna Di celah kaki-kaki menjejak karya-karyaNYA Di manakah saya berada? Di mana jiwa tak mengingat rumah Di ketika hidup serasa sempurna Sungguh jelita permadani ini Terbarkan pesona di atas cakrawala Tak berujung di pandang lamanya Serasa bertualang di negeri tak bertuan Demikian puisi alam kali ini, agar menginspirasi ...! Sumber http://eposlima.blogspot.com

Puisi Patah Hati - Selamat Tinggal Cinta

Selamat Tinggal Cinta Kau campakkan aku.. kedalam puing-puing hatiku dalam kesetiaanku.. kau lukaiku dengan khianatmu Aku mencoba selalu menjadi yang terbaik mencoba selalu menjadi bidadari hatimu namun semua sia-sia belaka alasannya yakni cintamu cinta buaya.. bagimu saya hanyalah setitik debu yang tak berarti di hamparan pasir kenangan bagus kita dahulu hanya menyerupai bisikan angin yang berlalu Selamat tinggal cinta.. Selamat tinggal semua dongeng kita Kan kujalani hidupku.. dengan sayatan luka di dalam jiwa. Demikian puisi patah hati kali ini, agar menginspirasi pembaca. Sumber http://eposlima.blogspot.com