Skip to main content

Kiat Mengatasi Cinta Segitiga Petaka

Cinta Segitiga
Cinta segitiga. Sebuah kalimat yang paling dibenci. Banyak orang mengartikan cinta segitiga ialah menduai kekasih pertama alias selingkuh. Cinta segitiga juga mampu diartikan memiliki cinta yang lain di samping cinta pada kekasih pertama. Intinya ialah melibatkan orang lain dalam korelasi sepasang kekasih.

Cinta segitiga sekarang ini sudah menjadi trend. Banyak orang yang melaksanakan cinta segitiga walau bekerjsama mereka juga tidak menyukai. Lho kok? Sering atau pernah melaksanakan cinta segitiga tapi tidak suka juga dengan cinta segitiga? Maka ini bentuk egoisme. Ingin dirinya melaksanakan cinta segitiga tetapi tidak ingin dirinya di-segitiga-kan.

Memang abnormal dan makin abnormal dunia cinta ini. Cinta sudah tidak lagi memiliki kesakralan. Cinta ialah permainan. Awal permainan sebab berawal dari ikatan cinta yang tidak resmi alias tidak menikah. Belum menikah tapi sudah mencicipi menyerupai layaknya seseorang yang sudah menikah. Sehingga cinta segitiga sudah menjadi permainan penting dalam percintaan.
Apakah anda oke cinta segitiga? Pasti jawabannya tidak. Namun apakah anda mau men-segitiga-kan cinta kekasih bila anda ada masalah dengannya? Tidak? Bagus jika memang tidak. Namun kebanyakan melaksanakan hal ini. Anda tidak termasuk dalam golongan cinta segitiga :-) Karena cinta segitiga ialah bencana alam bila memang tanpa ijin!

Ada beberapa tips mengatasi cinta segitiga. Dalam hal ini termasuk juga untuk mencegah cinta segitiga. Berikut ialah tips yang perlu diperhatikan:

1.    Menumbuhkan arti penting menjalin korelasi percintaan

Rata-rata yang melaksanakan cinta segitiga ialah orang yang masih menganggap korelasi percintaan ialah sesuatu tidak sakral. Okelah mereka berdua saling kasih-sayang, saling mencintai, saling mesra-mesraan, dan saling lainnya. Namun ini sebatas untuk pemenuhan “hawa nafsu” saja. Ketika hawa nafsu tidak terpenuhi -- dalam hal ini ada timbul masalah -- maka tidak ada gunanya korelasi percintaan.

Sehingga kita perlu merenung kembali makna rasa penting menjalin hubungan. Tidak hanya sekedar penilaian menurut hawa nafsu tapi juga penilaian menurut nalar sehat.

Coba jika dimasukkan unsur-unsur ketuhanan dalam hal percintaan maka akan berubah. Menjalin korelasi percintaan ialah suatu ibadah sebab Tuhan. Berbaik hati ialah pahala dan berburuk hati ialah dosa. Bila memang teguh melakukannya maka mampu terhindar dari yang namanya cinta segitiga. Karena selingkuh ialah merupakan kejahatan cinta.

2.    Tanamkan pemahaman bahwa tidak ada persahabatan antar lawan jenis kecuali percintaan

Anda oke bila memang kekasih anda sering bersahabat dengan teman dari lawan jenis tanpa dibarengi kumpul dengan teman lain? Pasti tidak! Karena jika sudah ngobrol berdua antar teman maka sudah lain ceritanya. Kecuali membahas hal penting dan tidak perlu dibumbungi ngobrol lain. Tentu ngobrol hal pentingpun dengan syarat-syarat yang terhindar dari nilai dua-duaan.

Kecuali ada teman lain yang sesama jenis yang menemani anda atau kekasih dalam ngobrol-ngobrol yang biasa. Maka hal ini sesuatu yang wajar saja. Karena tidak mungkin mencurahkan isi hati saat ngobrol rame-rame.

Bila memang anda sudah komitmen dengan kekasih anda, maka bentuklah sebuah kesepakatan untuk tidak lagi ngobrol yang tidak penting berdua-duaan dengan sahabat, baik lewat sms apalagi lewat jarak deket. Jangan lakukan ini bila memang anda komitmen menjaga korelasi dari cinta segitiga.

3.    Menjalin korelasi yang baik dengan kekasih

Tidak jarang orang yang melaksanakan cinta segitiga sebab memang ada masalah dalam hubungannya. Karena merasa jenuh dan stress dengan korelasi yang sedang dibangun sehingga membutuhkan sesuatu korelasi gres sebagai pelarian.

Lagi-lagi ini masalah hawa nafsu yang tidak terpenuhi. Orang yang tidak mengedepankan hawa nafsu maka mudah sekali menjalin korelasi dengan baik dengan kekasih. Karena memang cinta ialah menunjukkan kebaikan. Semakin baik korelasi yang terjalin maka semakin baik pula kecintaannya.

Namun bila sering timbul malalah maka ini masuknya pada pembahasan hawa nafsu. Antar hawa nafsu saling berbenturan. Bahasa lain ialah ego yang tidak terkontrol yang bertentangan dengan ego lain. Sehingga ujung-ujungnya menyebabkan masalah.

Titik masalah ialah pada otak. Biasanya otak banyak menumpuk beban sehingga mudah membuat masalah dalam korelasi percintaan. Maka dari itu, selesaikan dulu masalah kepenatan otak atas beban-beban maka akan mudah menyelesaikan masalah percintaan.

Bila selalu menjalin korelasi yang baik dengan kekasih maka tidak mudah untuk men-segitiga-kan cinta kekasih. Ya, hanya tidak mudah dan tidak ada kepastikan untuk tidak melakukan. Karena masalah cinta segitiga bukan hanya problem masalah dalam jalinan cinta tetapi juga sebagai nilai kebaikan. Sebagai pola ialah poligami. Poligami diklaim sebagai nilai kebaikan.

Sehingga menjalin korelasi dengan baik saja tidak cukup

4.    Berkomitmen untuk tidak saling menduakan pasangan kecuali kondisi darurat

Biasanya yang membuat komitmen ini ialah wanita. Karena kasus menduakan sering dilakukan oleh para pria dengan klaim kebaikan berpoligami. Sampai korelasi yang sudah terjalin baik tidak dianggap cukup sebagai syarat untuk tidak menduakan kekasih. Karena banyak orang yang melaksanakan poligami sebab memang istrinya sudah dianggap baik dan solehah dalam korelasi percintaan.

Ada slogan yang berkata bahwa “cinta tanpa syarat”. Memang betul. Tapi tidak untuk membuat komitmen pra nikah. Tidak salah. Cinta tanpa syarat artinya hak hati untuk mencintai walaupun mencintai wanita lain. Namun tidak harus terpenuhi cinta yang ada di hati sebab ada sesuatu syarat-syarat yaitu syarat tidak poligami.

Buatlah kesepakatan untuk tidak berpoligami kecuali dalam kondisi hajat yang harus dilakukan dengan poligami. Kalau mau berpengaruh kesepakatannya maka harus buat dalam surat perjanjian pra nikah.

5.    Ikhlaskan saja yang terjadi

Ada sebuah sikap yang perlu tertanam dalam hati yaitu “Biarkan saja saya diduakan namun jangan hingga saya yang menduakan”. Sikap ini jarang dimiliki orang. Bila memang sepasang kekasih memiliki sikap ini maka tidak akan terjadi cinta segitiga. Karena punya komitmen untuk tidak menduakan.

Semoga bermanfaat cinta segitiga ini.

Sumber http://mutiaracintax.blogspot.com/

Popular posts from this blog

Ungkapan Cinta Di 17 September Mimpi Cinta

Mimpi memang selalu menghibur, menakutkan, menyedihkan atau biasa saja. Begitu juga ketika saya bermimpi tentangmu di siang bolong. Ya, saya memimpikan kau di siang bolong. Aku bermimpi setelah kira-kira beberapa hari saya memberimu pertanyaan via Facebook, “Biasa tidak mengamalkan ilmunya?” Mimpi itu hadir menemani tidur siangku. Mimpi yang membuatku sedih. Apakah mimpi perihal saya pun hadir dalam tidurmu? Aku mengharapkan itu terjadi pada tidurmu walau hanya satu kali dalam hidupmu. Waktu seakan terulang kembali jika sudah masuk dalam dunia mimpi. Aku bermimpi mengenai kita yang terkumpul kembali dalam dunia sekolah. Namun dunia sekolah yang berbeda. Dalam memimpikan dirimu, saya memendam rasa padamu. Teringat kembali reaksi perasaanku waktu masih sekolah dulu. Ya, ada bisikan perasaan khusus padamu waktu masih sekolah walau kau pun tidak tahu. Mimpi bersamamu itu bermain diantara tiga daerah sekaligus. Ibaratnya kita sedang bermain teknik hilang-hilangan yang begitu cepat berga...

Puisi Patah Hati - Selamat Tinggal Cinta

Selamat Tinggal Cinta Kau campakkan aku.. kedalam puing-puing hatiku dalam kesetiaanku.. kau lukaiku dengan khianatmu Aku mencoba selalu menjadi yang terbaik mencoba selalu menjadi bidadari hatimu namun semua sia-sia belaka alasannya yakni cintamu cinta buaya.. bagimu saya hanyalah setitik debu yang tak berarti di hamparan pasir kenangan bagus kita dahulu hanya menyerupai bisikan angin yang berlalu Selamat tinggal cinta.. Selamat tinggal semua dongeng kita Kan kujalani hidupku.. dengan sayatan luka di dalam jiwa. Demikian puisi patah hati kali ini, agar menginspirasi pembaca. Sumber http://eposlima.blogspot.com

Cerita Cinta - Sebening Embun

Sebening Embun Embun. Aku memanggilnya embun. Titik – titik air yg jatuh dari langit di malam hari dan berada di atas dedaunan hijau yang membuatku tenang berada di taman ini, menyerupai tenang nya hatiku ketika berada disamping wanita yang sangat saya kagumi, embun. “ngapain membisu di situ, ayo sini rei…” teriakan embun yang memecahkan lamunanku. Aku lalu menghampirinya, dan tersenyum manis dihadapan nya. “gimana kabarmu embun?” “seperti yang kau lihat, tak ada kemajuan. Obat hanyalah media yang bertujuan memperparah keadaanku. Dan lihat saja ketika ini, saya masih terbaring lemah dirumah sakit kan?”, Keluhnya. “obat bukan memperparah keadaanmu, tapi mencegah rasa sakitnya. Embun,, kau harus optimis ya”. “hei rei, saya selalu optimis. Kamu nya aja yang cengeng. Kalo jenguk saya pasti kau mau nangis,, iya kan? Udahlah rei,,, saya udah terima semua yang di takdirkan Tuhan,, dan saatnya saya untuk menjalaninya, kau jgn khawatir, saya baik-baik aja kok”. Benar kata embun, ...