Skip to main content

Kata kata Bijak Untuk Yang Tersakiti

Kata-kata Bijak Untuk Yang Tersakiti - Kata-kata bijak kali ini bertemakan perihal orang yang tersakiti oleh pasangannya ataupun pacarnya sendiri. Banyak hal yang menyebabkan atau menyebabkan perselisihan yang sebetulnya itu yakni hal kecil. Berangkat dari hal itu, kami akan menawarkan beberapa ulasan perihal kata-kata bijak untuk anda yang tersakiti ataupun sedang galau.

Bagi laki-laki, kehormatan yakni harga mati. Bagi wanita, setia yakni segalanya.
Segala sesuatu yang tak kau rasa, tak akan bisa kau nilai dengan sempurna kadarnya
Cinta yakni caraku bercerita perihal dirimu, caraku menatap kepergian mu dan caraku tersenyum, dikala menatap mengagumkan wajahmu.
Tuhan tidak membuat kesalahan dalam penciptaanmu. Sayangi dan hormatilah dirimu.
Beberapa orang terlihat indah, tidak dalam penampilan mereka atau apa yang mereka katakan, tetapi untuk apa adanya mereka
Cinta yang lapang dada akan bersemi dengan indah, sama ibarat kisah cinta kita dikala ini, agar kebahagiaan itu selalu hadir.
Hanya alasannya yakni pernah dibenci bukan berarti kau bisa membenci orang lain. Hidup dalam kebencian itu sangat menyiksa hatimu.
Meminta maaf dikala bersalah tanda ksatria, menyalahkan orang lain hanya demi membela diri tindakan pengecut.
Sesungguhnya Tuhan mengampuni beberapa perilaku umatku, yakni (karena) keliru, lupa dan terpaksa
Jangan salahkan jikalau Aku berhenti menunggu, alasannya yakni hati juga butuh daerah berteduh.
Kenapa kita harus mati-matian mempertahan cinta, padahal yang kita cintai ia tak setia.
Segala sesuatu itu perlu untuk diperbaharui termasuk dengan memandang setiap problem yang datang.

Popular posts from this blog

Ungkapan Cinta Di 17 September Mimpi Cinta

Mimpi memang selalu menghibur, menakutkan, menyedihkan atau biasa saja. Begitu juga ketika saya bermimpi tentangmu di siang bolong. Ya, saya memimpikan kau di siang bolong. Aku bermimpi setelah kira-kira beberapa hari saya memberimu pertanyaan via Facebook, “Biasa tidak mengamalkan ilmunya?” Mimpi itu hadir menemani tidur siangku. Mimpi yang membuatku sedih. Apakah mimpi perihal saya pun hadir dalam tidurmu? Aku mengharapkan itu terjadi pada tidurmu walau hanya satu kali dalam hidupmu. Waktu seakan terulang kembali jika sudah masuk dalam dunia mimpi. Aku bermimpi mengenai kita yang terkumpul kembali dalam dunia sekolah. Namun dunia sekolah yang berbeda. Dalam memimpikan dirimu, saya memendam rasa padamu. Teringat kembali reaksi perasaanku waktu masih sekolah dulu. Ya, ada bisikan perasaan khusus padamu waktu masih sekolah walau kau pun tidak tahu. Mimpi bersamamu itu bermain diantara tiga daerah sekaligus. Ibaratnya kita sedang bermain teknik hilang-hilangan yang begitu cepat berga...

Puisi Alam - Alam Di Lembah Semesta

ALAM DILEMBAH SEMESTA Puisi Ardian.H Angin hambar kelam berderik Kabut putih menghapus mentari Tegak cahyanya menusuk citra Pahatan Gunung memecah langit Berselimut awan beralas zamrud Tinggi . . . Tajam . . . Sejak waktu tidak beranjak Di sanalah sanubari berdetak Sunyi sepi tak beriak Cermin ilusi di atas danau Menikung pohon yang melambai warna Di celah kaki-kaki menjejak karya-karyaNYA Di manakah saya berada? Di mana jiwa tak mengingat rumah Di ketika hidup serasa sempurna Sungguh jelita permadani ini Terbarkan pesona di atas cakrawala Tak berujung di pandang lamanya Serasa bertualang di negeri tak bertuan Demikian puisi alam kali ini, agar menginspirasi ...! Sumber http://eposlima.blogspot.com

Puisi Patah Hati - Selamat Tinggal Cinta

Selamat Tinggal Cinta Kau campakkan aku.. kedalam puing-puing hatiku dalam kesetiaanku.. kau lukaiku dengan khianatmu Aku mencoba selalu menjadi yang terbaik mencoba selalu menjadi bidadari hatimu namun semua sia-sia belaka alasannya yakni cintamu cinta buaya.. bagimu saya hanyalah setitik debu yang tak berarti di hamparan pasir kenangan bagus kita dahulu hanya menyerupai bisikan angin yang berlalu Selamat tinggal cinta.. Selamat tinggal semua dongeng kita Kan kujalani hidupku.. dengan sayatan luka di dalam jiwa. Demikian puisi patah hati kali ini, agar menginspirasi pembaca. Sumber http://eposlima.blogspot.com